toeidpoenya

Mari Menulis Lagi

Apa Itu PayTren? Bag. 2 — May 5, 2017

Apa Itu PayTren? Bag. 2

Menindaklanjuti tulisan saya di Apa Itu PayTren? Bag. 1. Kali ini saya kan mencoba memaparkan lagi apa itu PayTren dan kenapa saya mau join dengan PayTren?

Seperti yang sudah saya jelaskan pada Bag. 1,  saya memilih join dengan PayTren karena aplikasi PayTren sangat mendukung kebutuhan saya sehari-hari dan sepertinya kebutuhan ini akan selalu ada sampai 1, 2, 3 atau bahkan sampai puluhan tahun ke depan. Pulsa, PLN, Telkom, sejak zaman saya SMA (Tahun 2004) sampai sekarang transaksi ini hampir tiap bulan dikeluarkan, baik itu oleh saya sendiri ataupun keluarga. Biasanya melakukan transaksi di Conter HP, via ATM, atau Mobile Banking. Bisa kebayang donk udah berapa banyak kita melakukan transaksi dan sudah berapa banyak keuntungan yang diperoleh oleh “orang lain”. Kenapa kita tidak berfikir jika keuntungan yang didapat oleh orang lain atau Bank tersebut dialihkan ke kita sendiri saja? Beli lisensi PayTren juga ngak terlalu mahal, cuma modal 350.000 nett. Setelah itu berlaku seumur hidup dan kita ngak perlu bayar-bayar lagi selanjut nya (kecuali bayar untuk beli saldo).

Jika kita sudah membeli lisensinya, Insya Allah kita ngak akan mengalami kerugian, karena aplikasi nya bisa dipakai terus menerus dan dapat diwariskan. Jika kita bener2 hanya untuk pemakaian sendiri. Setiap keuntungan transaksi sebesar Rp. 500 – Rp. 2.500 kalau diakumulasikan, dalam 1-2 tahun juga balik modal lagi itu yang Rp. 350.000. Tapi yang paling terpenting di PayTren adalah manfaat nya. Manfaat nya bisa kita rasakan sampai bertahun-tahun kemudian.

PayTren ini bisa kita gunakan sebagai pemakaian Pribadi dan juga dapat dijadikan sebagai bisnis. Jadi dengan modal Rp. 350.000 itu kita sudah bisa menggunakan nya untuk bisnis. Bisnis layaknya jualan pulsa atau loket pembayaran. Paytren juga menerapkan sistem Multi Level marketing atau yang sering disebut dengan MLM. Temen2 mungkin akan menjadi ilfil mendengar istilah MLM ini, sama, saya juga! Tapi setelah mencari informasi – informasi di internet dan membaca kriteria MLM yang haram menurut MUI, saya yakin jika MLM yang diterapkan oleh PayTren adalah halal. Apalagi PayTren sendiri didirikan oleh Ust Yusuf Mansyur, tentu beliau lebih tau dan sudah mengkaji lebih dalam bisnis yang beliau jalankan ini. Pada tulisan selanjutnya saya akan menjelaskan apa saja keuntungan yang didapat melalui PayTren dari segi bisnis.

Nah. bagi temen2 yang tertarik untuk mengetahui PayTren lebih lanjut, bisa PM saya via WhatsApp 085221971618 dan juga dapat mengunjungi link http://www.infopaytren.com/asri-hidayat. Nanti saya akan lanjut menceritakan PayTren tentang bonus yang di dapat dan juga berdasarkan pengalaman yang sudah saya alami.

 

Advertisements
Apa Itu PayTren? Bag. 1 — April 25, 2017

Apa Itu PayTren? Bag. 1

Sekitar 2 bulan yang lalu saya melihat temen yang beberapa kali ngiklan PayTren di SosMed (Sebut saja namanya Auditia Alwi, haha), Dari situ saya melakukan searching di om google apa sih itu PayTren, bagaimana cara kerja bisnis nya dan bla bla bla. Nah setelah searching dari berbagai sumber, barulah saya yakin bahwa PayTren itu bisnis halal, berkah, dan bermanfaat. Akhirnya saya putuskan juga lah untuk join ke PayTren ini.

Bagi temen2 yang belum tau, PayTren itu sebenarnya sebuah aplikasi berbasis android yang dapat di download melalui playstore pada Smartphone kita. Dengan Aplikasi PayTren ini kita dapat melakukan berbagai macam transaksi pembayaran. Beli Pulsa, PLN Pra & Pasca Bayar, Telkom, Speedy, TV Berbayar, BPJS Kesehatan, Angsuran Kredit, bahkan juga bisa beli Tiket Pesawat dan Kereta Api. PayTren sendiri merupakan sebuah Teknologi yang dikembangkan oleh PT Veritra Sentosa International (TRENI), dimana perusahaan ini dipimpin langsung oleh Ust Yusuf Mansyur (Yang kagak tau Ust Yusuf Mansyur, kebangetan dah :p ). Ada faktor Ust Yusuf Mansyur juga sih kenapa saya mau join dengan PayTren ini.

Pengalaman yang paling menguntungkan bagi saya setelah join dengan PayTren adalah sangat bermanfaat untuk pemakaian pribadi. Soalnya dalam 1 bulan saya cukup sering melakukan transaksi Pulsa dan Token PLN. Sejak join dengan PayTren, Jika butuh pulsa mendadak atau token listrik habis, saya bisa langsung melakukan transaksi via Smartphone sendiri. Kalau masalah bonus-bonus yang akan didapatkan setelah join dengan PayTren itu nanti dulu lah kita bicarakan. Yang penting bagi saya PayTren ini bisa sangat bermanfaat untuk membantu transaksi pembelian saya sehari-hari. Mumpung udah ngantuk, besok disambung lagi ceritanya ke tulisan Apa Itu PayTren?  Bag. 2

Note: Untuk yang udah pernah searching2 tentang PayTren dan butuh pertanyaan lebih lanjut ke saya, bisa PM via WhatsApp ke 085221971618 atau mengunjungi link http://www.infopaytren.com/asri-hidayat, nanti kita sharing2 sambil saya lanjutin tulisan tentang PayTren ini 😀

Alhamdulillah – You and Me — May 20, 2016

Alhamdulillah – You and Me

Pertama kali berkenalan dan saling berjabat tangan : 30 Maret 2015 (BKD Sumbar)
Pertama kali berteman di medsos: 21 April 2015 (Facebook)
Pertama kali pergi kondangan denganmu : 16 Mei 2015 (Nikahan Yudi & Resti)
Pertama kali ngajakmu jalan-jalan dan selfie denganmu : 9 Agustus 2015 (Pantai Air Manis)
Pertama kali ketemu kedua orang tua mu : 30 Agustus 2015 (Bantu2 pindahan kostan mu)
Pertama kali ngungkapin perasaan kepadamu : 5 September 2015 (Gor H Agus Salim)
Pertama kali nge-date denganmu : 5 September 2015 (Kubik Koffie Padang)
Pertama kali mengunjungi rumah orang tua mu : 17 Oktober 2015 (Batusangkar)
Pertama kali kamu bertemu dengan kedua orang tua ku dan juga pertama kali pertemuan antara kedua orang tua kita : 26 Desember 2015 (Kamang, Agam)
Pertama kali mamak-mamak kita melakukan pertemuan:  1 Januari 2016 (Batusangkar)
Pertama kali mengucapkan akad nikah dengan ayah mu dan insya allah juga untuk yang terakhir: 25 Maret 2016 (Batusangkar)
Pertama kali yakin kalau kita akan punya anak (insya allah) : 22 April 2016 (RS Mutiara Bunda)

Alhamdulillah, semoga kita selalu menjadi keluarga yang bahagia, diberikan anak-anak yang shaleh dan shalehah, diberikan selalu berkecukupan, tidak lupa untuk selalu bersyukur,  dan selalu dapat membahagiakan keempat orang tua kita. Amiinnn

I love you Yola Tri Handika beserta Calon Bayi yang ada didalam perutmu 🙂

Buka Bersama CASN Pemprov Sumbar angkatan 2014 — July 3, 2015

Buka Bersama CASN Pemprov Sumbar angkatan 2014

Kamis, 2 Juli 2015, Setelah menerima Gaji ke-13, eh diperjelas. Diadakanlah kegiatan Buka Bersama antara CASN se-Pemprov Sumbar angkatan 2014, dimana acara ini merupakan salah satu rangkaian dari acara kumpul-kumpul bersama para teman2 CASN se-Pemprov Sumbar. Sebelumnya kami sudah beberapa kali mengadakan acara kumpul bareng mulai dari ngobrol santai di Taplau sembari makan langkitang, pensi, dan karupuak kuah, Karaokean, Futsal, Jalan2 ke Angso Duo Pariaman. Namun yang menghadiri acara tersebut orangnya itu ka itu saja, maksimal paling cuma dihadiri 20 orang. Namun tadi malam alhamdulillah kegiatan Buka Bersama kali ini dihadiri hampir 50 orang peserta. CASN yang lulus pada seleksi bulan september lalu sebenarnya total berjumlah 180 orang. Tapi setidaknya hampir sepertiganya sudah menampak kan diri. Sisanya masih belum terdengar kabarnya. Sudah ada sih dibuat group Facebook dan BBM. Namun kembali lagi, yang aktif di group itu orangnya itu ka itu saja.

Yang didapatkan dari acara Buka Bersama ini tentunya saling mengakrabkan diri dan untuk mengenal lebih dekat. “Tak kenal makan tak sayang, tak sayang maka tak seterusnya… (if you know what I mean)”. Mudah-mudahan setelah pertemuan kali ini banyak yang semakin akrab, saling mengenal satu sama lain, kalau ketemu di jalan indak lengah se. Jika ada yang mendapatkan jodoh sini, kenapa tidak? Berkaca dari teman kantor saya, sebut saja namanya Da Habib dan Ni Ninda (adalah nama sebenarnya). Dulu mereka seangkatan lulus PNS tahun 2010, eh akhirnya nikah deh, satu kantor lagi, Hihihi. Dari perkenalan tadi malam yang saya simpulkan sih masih banyak kok yang “Pajak nya masih hidup” alias belum berkeluarga, hehe.

Terima kasih untuk panitia yang sudah meluangkan waktu untuk mengomandoi acara ini sehingga bisa hadir sebanyak itu. Saya sih tadi malam sebagai “tim hore-hore” saja, datangnya juga udah pas mau berbuka karena ketiduran. Hihi. Oh ya, dari acara tadi malam juga terkumpul donasi dari para CASN untuk sumbangan Anak Yatim sebesar Rp. 2.069.000. Alhamdulillah.

Next halal bihalal setelah lebaran ya! Dan mudah-mudahan nanti akan lebih rame lagi.

IMG_20150703_095620

 

Ujian di Bulan Ramadhan — July 1, 2015

Ujian di Bulan Ramadhan

Kemaren sore, ketika sedang Berbuka Puasa, tiba-tiba Papa nelp saya, satu-satunya Putra beliau yang paling ganteng tentunya. Hal yang sebenarnya tidak biasa dilakukan oleh papa menelp anak nya saat sedang berbuka puasa, biasa nya papa nelp ketika sedang ngabuburit saja. Ketika handphone saya angkat, dari suara nan jauh disana terdengar papa tiba-tiba bilang (Percakapan yang sudah saya translete ke Bahasa Indonesia) “Id, malang nasib papa, Papa kemalingan, Motor Papa dicuri orang di Mushalla dekat rumah ketika Papa sedang Shalat Magrib”. Kalimat yang membuat saya cukup kaget mendengar berita tersebut, dari suara di telp masih terdengar betapa paniknya Papa dan begitu juga Mama. Saya diam membisu sesaat dan hanya bisa berkomentar “Kok bisa pa? Ndak Papa kunci ganda motornya? Yang sabar ya Pa”. Seketika papa langsung menjawab “Tadi karena buru-buru udah telat nyampe Mushalla jadinya ndak sempat kunci ganda. Ya sudah ya, Papa cuma mau ngasih tau itu dulu”

Setelah itu saya melanjutkan untuk Shalat Magrib terlebih dahulu, setelah Shalat Magrib Mama mengabari saya kalau Papa sekarang lagi di Kantor Polisi untuk membuat laporan kehilangan, disaat bersamaan ada juga terdapat seseorang Pria yang juga tengah melaporkan kalau motor yang dimilikinya juga baru saja mengalami kehilangan. Pihak polisi mengatakan bisa jadi kejadian yang hampir bersamaan ini adalah ulah dari kawanan sindikat yang sama. Pihak polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini.

Motor Honda Supra X 125 Papa yang hilang ini adalah motor ke-2 yang dimiliki Papa sepanjang sejarah hidup Beliau. Motor ini dibeli pada pertengahan tahun 2012 yang lalu. Sebelumnya papa bertahan dengan Motor Honda Astrea Star selama 24 Tahun. Motor yang ketika itu dibeli Papa sewaktu saya masih berumur 4 Bulan. Dulu papa tidak pernah mau mengganti motor Beliau dengan yang baru karena begitu sayagnya beliau dengan motor yang Beliau gunakan waktu itu (Re: Astrea Star). Beliau juga pernah berkomentar “Kalau motor jelek kayak gini kita ngak perlu was-was setiap di parkir, soalnya kalau maling pasti tidak berminat dengan motor butut kayak gini”, Canda Papa ketika itu.

Dan pada akhirnya dengan paksaan Saya, Mama, dan Adik ketika itu, Papa bersedia mengganti motor Beliau dengan motor yang baru, dan pilihan kami waktu itu adalah Honda Supra X 125. Sejak pertengahan Tahun 2012 itulah papa telah menggunakan motor yang baru. Motor Astrea Star yang sebelumnya Beliau miliki di hibahkan kepada keponakan beliau yang ketika itu juga membutuhkan motor karena tidak punya kendaraan. Selama ini motor Supra X 125 ini selalu Beliau jaga dan rawat dengan baik, namun papa agak sedikit lalai untuk mau mengunci ganda Motor Beliau, mungkin karena sebelumnya tidak pernah Beliau lakukan kepada Motor yang Beliau gunakan sebelumnya. Namun selama Ramadhan ini karena Papa sering pergi berceramah, Papa selalu mengunci ganda motor Beliau. Namun apa daya Malang indak dapek di tulak, kok mujua indak dapek diraih, kemaren ketika saat melaksanakan Shalat Magrib, Motor tersebut dicuri Maling di Mushalla dekat rumah, di tempat yang mana hampir setiap shalat 5 waktu papa berada di sana untuk melaksanakan Shalat berjama’ah. Selama Mushalla tersebut berdiri, juga tidak pernah sekalipun terjadi kasus kehilangan motor. Namun kali ini benar-benar terjadi kepada Papa.

Kami (saya dan adik) beserta Mama berusaha untuk menenangkan Papa, semoga kita tetap sabar. Harta adalah titipan Allah, bisa diambil kapan saja oleh Dia. Yang hanya bisa kita lakukan hanya berserah diri sembari instropeksi diri, bisa jadi selama ini kurang bersedekah dan agar kami lebih bisa mendekatkan diri lagi kepada Allah. Jika memang rezeki kita, akan kembali lagi kepada kita nantinya. Insya Allah, atau mungkin Allah punya rezeki lainnya yang akan lebih baik bagi Kami. Mungkin ini salah satu Ujian di Bulan Ramadhan yang diberikan kepada Keluarga kami, Insya Allah Kami Ikhlas. Aaaamiiiin 🙂

%d bloggers like this: